Pendidikan yang kuat dan berkualitas tidak lahir dari keterasingan, melainkan dari sinergi dan kolaborasi antar lembaga. Semangat inilah yang mewarnai kunjungan istimewa dari rombongan Siswa Akhir 2026 Pesantren Modern Raudhatussalam Mahato ke Pondok Pesantren GIIBS Yayasan Daeng Khancik Batam pada tanggal 30 April 2026 lalu.
Kunjungan study tour ini disambut dengan penuh kehangatan oleh segenap keluarga besar Granada IIBS. Pertemuan ini bukan sekadar agenda silaturahmi biasa, melainkan sebuah langkah strategis untuk saling menguatkan visi pendidikan Islam di era modern.
Agenda Kunjungan dan Diskusi Produktif
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kedua lembaga pendidikan ini memanfaatkan waktu untuk berdiskusi dan bertukar wawasan. Terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pertemuan kali ini, yaitu:
- Berbagi Praktik Terbaik (Best Practices): Kedua belah pihak saling bertukar informasi mengenai sistem manajemen pendidikan dan inovasi pembelajaran yang telah diterapkan di masing-masing pesantren.
- Penguatan Kurikulum dan SDM: Diskusi mendalam mengenai strategi pengembangan kurikulum yang adaptif, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para asatidz untuk mencetak generasi unggul.
- Kegiatan Bersama Antar Santri: Pelaksanaan kegiatan interaktif yang melibatkan santri dari kedua pesantren, guna mempererat ukhuwah Islamiyah dan melatih keterampilan sosial mereka.
Membangun Kemitraan Berkelanjutan
Bagi Granada IIBS Batam, momen ini adalah langkah awal untuk membangun kemitraan jangka panjang. Sebagai institusi yang terus berkembang, GIIBS Batam selalu membuka pintu dan peluang kolaborasi seluas-luasnya untuk berbagai program strategis, meliputi:
- Program study tour dan benchmarking antar institusi pendidikan.
- Pengembangan kurikulum dan manajemen operasional pesantren.
- Kemitraan strategis lintas lembaga untuk memajukan pendidikan Islam.
Mari terus bersinergi dan berkolaborasi. Karena bersama, kita mampu menguatkan masa depan peradaban dan pendidikan generasi muslim Nusantara.

